Pages

Subscribe:

Minggu, 27 Januari 2013

Ukhti Jangan begitu


Pernahkah engkau taaruf dgn seorang ikhwan dan dengan semboyan dahsyat MENCINTAIMU KARENA ALLAH, tapi berawal dgn niat sperti ini:

“hmm.. jalani dululah, siapa tau cocok…”
“hmm.., bolehlah, siapa tauemang jodoh…”
“siapa tau…”……”s iapa tau…” dan siapa tau yg lain-lainnya… .

Sungguh bukan hak saya utk berkata demikian sebenarnya..
Tapi…sungguh miris hati saya ketika melihat realita… taaruf seakan jadi sebuah solusi atau jalan lain karena tidak boleh pacaran…!!!

Akibatnya.. taaruf tiada bedanya dg pacaran…?? ?
Lalu…??? taaruf adalah pacaran hanya dibungkus dengan “selimut Islami…” ??

Jika pacaran yang dibicarakan adalah: “sayang…ketem uan yuk…”
Taaruf…: “ukhty…sholat tahajud dulu…* ?????, maksud lo?
Jika pacaran mengungkapkan perasaan dgn: “sayang…aku cinta kamu…”
Taaruf …: “ukhty…sunggu h hati ini mencintaimu karena Allah…” *Maksud lo ????

Sms-sms penuh perhatian… tiap hari…tiap jam…
Telepon mengobrol kehidupan sehari-hari. curhat sana sini ini itu..
Chatting..?? tiap hari!
YANG DIBICARAKAN. ..??????? hmm..tidak jauh beda…!!!

Kiranya semuanya telah tau…
Bahwa wanita adalah fitnah terbesar bagi seorang laki-laki…
Namun…saya wanita…dan ukhty pun wanita…kita juga tau…bahwa perhatian laki-laki… kasih sayangnya… sikap melindunginya. kata2 manisnya..adala h cobaan yang tidak kalah hebatnya bagi seorang wanita…
Mungkin para akhwat pada awalnya akan berkata…

“iih…antum iseng banget sih…”
“nyebelin… “
“ganjen…”
“ngapain sih ngajak-ngajak taarufan gak jelas..”

TAPI….tanpa kita sadari, kita semuapun juga tau….
BAHWA Cinta itu tumbuh karena terbiasa…

terbiasa di smsin dan ditelponin..
terbiasa dekat…
terbiasa ada…
terbiasa bersama…
terbiasa saling menyapa…
terbiasa diberi perhatian…
terbiasa saling mengobrol…
danterbiasa terbiasa yg lain.. hmm…

Cinta itu teramat bening…
saat ini tiada apapun…namun perlahan…tanp a kita sadari…dia sudah menjalar ke seluruh bagian jiwa kita,,,menguasa i kita…

Awalnya mungkin kita akan merasa sebal dengan kehadirannya. ..
Terganggu oleh sms-sms isengnya….
Terganggu oleh pertanyaan-pert anya an anehnya….

Namun…tanpa kita sadari…
saat ia tiada…
saat sms tak kunjung tiba…
saat telepon tak berdering lama….????
akan ada perasaan kehilangan.. ..
setiap saat melihat ke HP…menunggu deringnya…
setiap saat melongok ke komputer…menu nggu dia online.
Dan itukah…itukah saudariku… .??? yang dinamakan dengan…”MENCI NTAI KARENA ALLAH…???

dan bgaimana jika kita telah jatuh cinta…
bagaimana ternyata hati kita sudah saling merindu…mengi nginkan adanya kebersamaan. ..
merindukan adanya kasih yang tanpa akhir…
sementara… .KITA BELUM HALAL….!!! !!!
DAN MUNGKIN KITA TIDAK AKAN PERNAH JADI HALAL….!!! !!!

sanggupkah engkau pertanggungjawa bkan sms-sms mesramu…?? ?
sanggupkah engkau pertanggungjawa bkan telepon mesramu…?? ?
sanggupkah engkau pertanggungjawa bkan tangis para akhwat karena mulai merindukanmu. ..???
dan mulai berharap padamu…???

MARI TAARUF YANG BENAR…!
CARANYA..? CARI ILMUNYA ATUH..!

READMORE....!!

Keharmonisan Suami Isteri, Justru karena Mereka Berbeda


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata harmonis memiliki makna pernyataan rasa, aksi, gagasan, dan minat; keselarasan; keserasian. Dalam konteks keluarga, kata harmonis dekat dengan makna keselarasan dan keserasian antara suami, isteri dan seluruh anggota keluarga. Selaras dan serasi, menunjukkan suatu kesamaan tujuan dan cita-cita, walaupun kondisinya tidak selalu sama.

Mungkin saja ada hal yang berbeda, namun perbedaan terbingkai dalam keselarasan dan keserasian.
Kapan kita mengatakan pakaian  yang dikenakan seseorang sebagai serasi? Apakah karena warnanya sama? Seorang lelaki muda mengenakan sepatu, celana panjang, hem, dasi, jas dan topi dengan warna yang sama. Warna hitam semua, atau merah semua, atau putih semua, itukah serasi?

Bahkan anda akan sulit menilai penampilan lelaki muda tersebut, apabila semua yang dikenakan memiliki warna yang sama. Justru penampilan dikatakan serasi apabila ada perbedaan, namun beda yang serasi. Misalnya ia mengenakan sepatu berwarna hitam, kaus kaki abu-abu, celana panjang hitam, kemeja warna putih, jas hitam, dasi merah tua, dan peci berwarna hitam. Ada banyak warna yang dikenakan, namun justru itu yang membentuk makna serasi.

Perbedaan Adalah Unsur Keserasian

Karena salah satu makna keharmonisan adalah keserasian, maka perbedaan justru menjadi salah satu unsur terpenting di dalamnya. Jangan berharap suami dan isteri akan sama dalam semua hal, karena sejak dari awalnya memang tidak sama. Kesamaan mereka terjadi dalam hal yang prinsip, seperti kesamaan visi keluarga, kesamaan tujuan berkeluarga, kesamaan keyakinan hidup. Namun dalam berbagai sisi praktis, suami dan isteri tidak perlu sama.

Dalam konferensi tahunan British Psychological Society 2012, di antara tema yang menjadi pembahasan adalah perbedaan fisiologis dan biologis laki-laki dan perempuan. Para ahli mengupas beberapa perbedaan dalam kemampuan kognitif, misalnya, laki-laki memiliki keterampilan kesadaran spasial lebih baik. Sedangkan perempuan memiliki daya ingat yang lebih kuat untuk benda-benda, serta kefasihan dalam lisan.

Profesor psikologi Diane Halpern dari Claremont McKenna College di California, Amerika Serikat berharap bisa memperbaiki pengetahuan tahun 1980-an, yang menyatakan bahwa otak laki-laki dan perempuan hampir identik. “Kita memang melakukan sosialisasi pada anak laki-laki dan perempuan dengan cara yang berbeda. Namun kontribusi biologi yang ada bukanlah nol,” katanya.

Beberapa perbedaan utama antara laki-laki dan perempuan yang diyakini adalah biologis dalam sifat alami. Termasuk, pria yang memiliki kemampuan kuat untuk memikirkan obyek dalam bentuk 3D yang membantu mereka menavigasi. Bahkan perbedaan ini telah terlihat dalam hasil studi yang melibatkan bayi berusia tiga bulan. Perempuan ‘lebih baik dalam mengingat letak benda-benda’ dan lebih bisa menavigasi melalui landmark dibanding sifat umum navigasi laki-laki yang berupa arah.

Ada pula pertanyaan menggelitik, “Mengapa 90% dari manajer perusahaan adalah laki-laki, dan 90% dari sekretaris yang ada di perusahaan adalah perempuan?” Ini dianggap sebagai perbedaan umum antara laki-laki dan perempuan dalam beberapa segi kemampuan yang spesifik. Justru dengan adanya berbagai perbedaan kemampuan tersebut, laki-laki dan perempuan bisa saling melengkapi, saling mengisi, saling memberi dan saling membutuhkan satu dengan yang lainnya.

Tidak ada superioritas, bahwa lelaki lebih baik dan lebih unggul dari perempuan, atau perempuan lebih baik dan lebih unggul dari lelaki. Yang terjadi adalah, lelaki dan perempuan memiliki sisi-sisi kelebihan dan keunggulan, namun pada saat yang sama memiliki sisi kelemahan dan kekurangan. Untuk itulah, dalam sebuah keluarga mereka bisa saling menguatkan sisi kekurangan, dan bisa saling berbagi pada sisi kelebihan. Itulah makna serasi, sebuah perbedaan yang menimbulkan harmonis, saling memerlukan, saling mengisi dan melengkapi antara suami dan isteri.

Saling Memahami

Yang menjadi tuntutan dalam kehidupan keluarga adalah saling memahami adanya hal yang berbeda tersebut. Suami dan isteri harus membuka ruang penerimaan, pemahaman dan toleransi yang tinggi dalam jiwa mereka, akan hadirnya realitas perbedaan umum yang tidak bisa dihindarkan. Isteri yang sangat suka ungkapan verbal, dan suami yang kurang suka ungkapan verbal. Isteri yang banyak menggunakan potensi perasaan dalam memandang suatu kejadian, sementara suami lebih banyak menggunakan potensi akal.
Jika perbedaan tersebut dipahami dan diparesiasi secara tepat, tidak akan memunculkan konflik atau pertengkaran yang tidak perlu. Pertengkaran terjadi antara suami dan isteri, karena ada banyak hal berbeda yang ada dalam diri mereka. Jika masing-masing tidak mampu memahami realitas perbedaan ini, yang terjadi adalah peruncingan konflik yang mengarah kepada disharmoni. Boleh saja sesekali waktu bertengkar dan ada konflik, namun harus segera diredam dan diatasi dengan saling pengertian dan saling memahami antara suami dan isteri.
Rasakanlah keharmonisan, justru karena suami dan isteri memiliki banyak perbedaan. Jika semua hal sama, lalu dimana letak kenikmatan hidup berkeluarga?
READMORE....!!

Minggu, 16 Desember 2012

Obat Sakit Hati


Pernah patah hati?
Pernah sakit hati?
Pernah kecewa luar biasa?
Tau cara menyembuhkan hati yang luka?
Obat nya, dan sangat mujarab.
Cara menyembuhkan hati yang luka adalah
dengan memaafkan hal yang telah melukai hati kita,
agar dapat melangkah kedepan lebih ringan.
Diri kita berhak untuk bahagia,
jangan sampai terbelenggu oleh rasa sakit hati,
kekecewaan yang tidak berkesudahan,
masih banyak hal indah yang dapat kita temukan diluar sana,
untuk apa merenungi dan menyesali hal yang tidak ada gunanya.
Berani mati tidaklah luar biasa..
namun, berani tetap hidup pada saat tidak ada lagi yang kita miliki..
itu baru luar biasa!.
Hidup itu indah,
dan masih akan banyak hal luar biasa
yang belum kita temukan dalam hidup kita...!

READMORE....!!

Nasehat untuk Murid-Muridku


Dikisahkan, di bawah sebuah pohon yang rindang, tampak sekelompok anak-anak sedang menyimak pelajaran yang diberikan oleh seorang guru. Di antara anak-anak itu, terlihat seorang kakek duduk di sana.

Seusai pelajaran, seorang pemuda dengan penasaran menghampiri dan bertanya kepada si kakek,
“Kek, apakah kakek seorang guru?”
“Bukan…, aku bukan seorang guru.
Aku juga sedang belajar, sama dengan anak-anak itu.”
“Lho, memangnya, berapa umur kakek?”
“Umur kakek tahun ini, tepat 10 tahun.”
“Ah…, kakek bercanda! Perkiraanku, umur kakek sudah 70 tahunan…”
“Ha ha ha, tebakanmu benar! Bila dihitung dari saat kakek lahir hingga kini, umur kakek memang 70 tahun. Tetapi, 60 tahun yang telah dilewati jangan dihitung. Yang benar-benar dapat dihitung adalah kehidupanku sepuluh tahun terakhir ini.”
Si pemuda menunjukkan wajah kebingungan. Ia pun bertanya, “Apa artinya, Kek?”
Sambil menghela napas panjang si kakek menjawab, “Sejak kecil sampai usia 20 tahun, yang seharusnya waktu terbaik untuk belajar, tetapi kakek sibuk bermain dan bersantai. Karena semua kebutuhan hidup telah disediakan berlimpah oleh orangtua kakek.

Kemudian 20 tahun berikutnya, waktu yang seharusnya untuk mengejar karir dan berjuang, kakek malah menggunakannya untuk berfoya-foya-menghamburkan harta yang diperoleh dengan susah payah oleh orangtua kakek.

Dan 20 tahun ketiga, waktu yang seharusnya untuk mengumpulkan tabungan sebagai persiapan pensiun di masa tuaku, malahan kakek gunakan untuk pergi tamasya, menghabiskan sisa harta yang masih ada. Semua hanya untuk mengejar kesenangan sesaat.
Coba, kamu pikir, bukankah 60 tahun telah kulewati itu sia-sia? Tidak ada satu pun yang kupelajari.”
“Lalu bagaimana dengan sepuluh tahun terakhir hidup kakek?”
Dengan mata berkaca-kaca si kakek bertutur, “Sepuluh tahun terakhir aku sadar, 60 tahun hidup dilalui tanpa makna, tanpa tujuan, dan tanpa cita-cita… Sungguh hidup yang sia-sia, tidak berguna. Saat sadar, kakek sudah hidup sebatang kara dan tanpa harta.Untuk hidup pun harus ditunjang dari belas kasihan orang lain. Anak muda, jangan meniru kehidupan seperti yang telah kakek jalani. Karena, waktu adalah modal utama paling berharga yang dimiliki oleh setiap manusia. Pergunakanlah baik-baik untuk belajar, berusaha, dan berkarir. Efektivitaskan waktumu pada tujuan yang jelas, dan berjuang meraih keberhasilan. Maka kelak di hari tuamu, kamu akan menjalani kehidupan ini dengan bangga dan bahagia.”
READMORE....!!

Hadiah Yang Tak Ternilai

Setiap orang pasti ingin memberikan hadiah terindah kepada orang yang dicintainya, mungkin hadiah yang kamu berikan kepada orang yang spesial dihatimu berbeda dengan yg akan saya berikan, dibawah ini ada delapan hadiah terindah yang tidak ada dijual, apa lagi dipajang di toko-toko kota kamu.. |:)

Pertama Kehadiran. Sahabat, percayalah Kehadiran orang yang kamu kasihi dan cintai adalah hadiah terindah dan tidak ternilai harganya jika kamu benar-benar menyadari.. :-)

Memang benar kita bisa saja dekat dengan mereka melalui surat , telepon, foto, faks, facebook e-m ai l atau chatting. Namun dengan beradan kamu di sampingnya. ada nuansa berbagi atau sharing perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian,  kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran dirimu sebagai pembawa kebahagiaan untukmu dan mereka..

Kedua Mendengarkan hanya Sedikit orang yang mampu memberikan hadiah ini, sebab kebanyakan orang lebih suka di dengarkan, daripada mendengarkan. Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar-manusia sangat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan.

Berikan hadiah ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara taklangsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan bai k, pastikan kamu dalam keadaan betul-betul santai dan bisa menangkap utuh apa yang disampai kannya. Tatap wajahnya. Tak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi.

Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkanmu untuk memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekadar ucapan terima kasih pun akan terdengar manis baginya.

Ketiga Diam Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan.Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang.”Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati,mengatur , mengkritik bahkan mengomeli.

Keempat, Kebebasan Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh  untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai  seseorang jika kita selalu mengekangnya?

Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah “Kau bebas berbuat semaumu.” Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya  kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

Kelima, Keindahan Siapa yang tak bahagia jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan hadiah yang dinantikan. Bahkan tak salah jika kamu menjadikannya hadiah tiap hari!

Selain keindahan penampilan pribadi, kamu pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, yang terpenting, buatlah diri kamu lebih bersih dan rapi bukannya selalu tampil kumuh dan tidak terlihat mantap hehe

Keenam, Tanggapan Positif Tanpa sadar, sering kali kita memberikan penil aian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada  yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba kamu hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus.

Cobalah kamu ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir kamu mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi kamu. Ingat-ingat pula, pernahkah kamu memujinya.  Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf), dan janganlah kamu gengsi untuk meminta maaf jika kamu bersalah, karena walaupun kamu mencoba dekat dengan orang  yang kamu sakiti tetap saja hal itu tidak akan pernah merubah keadaan,

Ketujuh, Kesediaan Mengalah Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya kamu pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu?

Bila kamu memikirkan hal ini, berarti kamu siap memberikan hadiah “kesediaan mengalah.” kamu mungkin kesal atau marah karena ia terlambat datang memenuhi janji. Tapi kalau baru sekali itu terjadi, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut?

Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini :-)

Yang terakhir, Senyuman Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa  yang resah.

Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali kamu menghadiahkan senyuman manis pada orang yang kamu kasihi?

READMORE....!!

Mencintaimu Apa Adanya..


Sepasang kekasih sedang melaju lebih dari 100 km/jam di jalan dengan sebuah motor.
Cewek : Pelan-pelan, aku takut.
Cowok : Tidak, ini menyenangkan.
Cewek : Tidak, ini sama sekali tidak menyenangkan. Please, aku takut!
Cowok : Baik, tapi katakan dulu bahwa kamu mencintaiku.
Cewek : Aku mencintaimu! Sekarang pelankan motornya!
Cowok : Sekarang beri aku pelukan yang erat.
(Lalu si cewek memeluknya)
Cowok : Bisakah kamu melepas helmku & kamu pakai? Helm ini sangat menggangguku!
(Si cewek itu pun menurutinya)
Keesokan harinya ada berita di koran sebuah sepeda motor menabrak gedung karena rem-nya blong.
Ada dua orang di atas motor itu, tetapi hanya satu orang yang selamat.
Yang terjadi sebenarnya adalah bahwa di tengah jalan saat kecepatan tinggi, si cowok berusaha me-Rem utk memperlambat, tp si cowok menyadari bahwa rem motornya rusak, tapi dia tidak ingin membiarkan kekasihnya tau.
Dia meminta kekasihnya berkata dia mencintainya & merasakan pelukannya, karena dia tau itu untuk terakhir kali baginya.
Dia lalu menyuruhnya memakai helm supaya kekasihnya akan tetap hidup walaupun itu berarti ia yang akan mati...
Pernahkah kamu mencintai seseorang sampai sebesar ini ???
Ataukah hanya sebatas memperhatikannya, peduli, menelpon / mengirimkannya sms hanya untuk membuatnya bahagia?
Pernahkah kamu mengatakan kepada pasanganmu "AKU MENCINTAIMU" padanya?
Ataukah kamu menunggu untuk mengatakan itu disaat kamu berada dlm situasi seperti diatas motor itu?
Jika tidak, kamu masih punya kesempatan untuk mencintainya lebih lagi.
Jangan menyimpan rasa cinta itu hanya di dalam hati. Katakan padanya bahwa kau mencintainya
Karena kamu tidak pernah tau, apakah besok kamu masih punya waktu dan kesempatan untuk mengungkapkannya..
Belajarlah untuk mencintai apa adanya
Layaknya angin yang setia bertiup semilir
Memainkan helai daun dan rerumputan
Belajarlah mencintai apa adanya
Seperti langit yang menerima awan
Terbang melayang diangkasa
Belajarlah mencintai apa adanya
Bagai sungai yang mengijinkan air
Mengalir mengikuti lekuk tubuhnya menuju hilir
Belajarlah mencintai apa adanya
Laksana bumi senantiasa setia
Menanti hangat mentari dipagi hari
Belajarlah mencintai apa adanya
Melebihi sekedar kata yg terucap
yakinlah, tiada penyesalan untuk mencintai
karena Alam akan seimbang jika manusia hidup saling mengasihi...

READMORE....!!

Jangan Pernah Sombong


Pada suatu sore yang cerah, seorang cendekiawan ingin menikmati pemandangan laut dengan menyewa sebuah perahu nelayan dari tepi pantai. Setelah harga sewa per jam disepakati, keduanya melaut tidak jauh dari bibir pantai. Melihat nelayan terus bekerja keras mendayung perahu tanpa banyak bicara, sang cendekiawan bertanya : “Apa bapak pernah belajar ilmu fisika tentang energi angin dan matahari ?
” “Tidak” jawab nelayan itu singkat.
Cendekiawan melanjutkan ”Ah, jika demikian bapak telah kehilangan SEPEREMPAT peluang kehidupan Bapak”
Nelayan cuma mengangguk-angguk membisu.
“Apa bapak pernah belajar sejarah filsafat ?”
tanya cendikiawan. “Belum pernah” jawab nelayan itu singkat sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
Cendekiawan melanjutkan ”Ah, jika demikian bapak telah kehilangan SEPEREMPAT lagi peluang. kehidupan Bapak”. Si Nelayan kembali cuma mengangguk-angguk membisu.

“Apa bapak pernah belajar dan bisa berkomunikasi dengan bahasa asing ?
” tanya cendikiawan. “Tidak bisa” jawab nelayan itu singkat.
“Aduh, jika demikian bapak total telah kehilangan TIGA PEREMPAT peluang kehidupan Bapak”
Tiba-tiba…
Angin kencang bertiup keras dari tengah laut.
Perahu yang mereka tumpangi pun oleng hampir terguling.
Dengan tenang Nelayan bertanya kepada cendekiawan : ”Apa bapak pernah belajar berenang ?

” Dengan suara gemetar dan muka pucat ketakutan,
orang itu menjawab “Tidak pernah” Nelayanpun memberi komentar dengan percaya diri
“Ah, jika demikian, bapak telah kehilangan SEMUA peluang hidup bapak”

Pelajaran yang dapat dipetik dari kisah di atas :
• Jangan meninggikan diri lebih hebat dari orang lain.
• Jangan sombong, sebab akan direndahkan Tuhan.
• Kita semua memiliki keterbatasan dan memerlukan orang lain.

READMORE....!!